Selasa, 20 Juli 2010

Jadi tetangga baru

What’s……udah jam segini, gila pasti telat lagi nich. Cepat-cepat aku menurunin tangga, haduh harus balik lagi k-atas sepatuku teriakku sendiri. Dengan kecepatan yang luar biasa aku segera memakai jaket dan mencoba mengeluarkan motor. Uh berisik juga nich pagar pikirku. Berderit nyaring pagar milik tanteku ini, tapi aku tak mau ambil pusing segera aku mencoba untuk menutup kembali. Hah kenapa susahnya minta ampun..kliting, oh no kunci pagar harus terjatuh di saat tidak di inginkan. Terpaksa aku membuka kembali pagar yang telah tertutup. Ini harus berhasil dengan mantap dan sedikit mata fokus akhirnya aku bisa juga mengunci pagar dengan aman.
Bersiap aku menaiki motor dan ketika memakai helm, tak sengaja aku menengok k-kanan dan k-kiri, oh god sejak kapan dia menatapku tajam dari arah rumahnya. Deg…sedikit bergidik aku dibuatnya. Tak enak karena dipandang seperti itu aku percepat keberangkatanku. Dengan pura-pura tak melihat aku gas motor dan berlalu dari depan rumahnya. Sepanjang perjalanan aku terpikir, apa yang dia mau kenapa dia memandangku begitu. Ada rasa takut, bukan karena apa tapi aku telah punya cerita sendiri mengenai tetanggaku yang satu ini. Dia bekas narapidana, aku tak tau pasti karena kejahatan apa tapi mendengar kata mantan napi sudah membuat aku berfikir yang macam-macam.
Aku memang orang baru di lingkungan perumahan ini. Aku hijrah dari Jogja dan bertempat tinggal di kota Lumajang, aku tinggal bersama dengan tante. Aku bekerja disini, tak terasa sudah hampir 3 bulan aku bertempat tinggal. Bukannya aku menganut pergaulan cuek dan tak mau tau siapa saja para tetangga baruku. Tapi apa mau dikata, dari pertama aku menginjakkan kaki disini aku tak punya waktu untuk bersai hello atau sekedar menikmati indahnya Lumajang. Pagi aku bersiap mengantar adek dan tante aku dan setelahnya aku berangkat bekerja sedangkan sore atau bahkan malam baru sampai aku dirumah lagi.
Hanya doaku yang kini terucap semoga semua baik-baik saja, dan apa yang terjadi tadi hanyalah rasa penasaran seorang lelaki terhadap tetangga barunya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar